Donderdag 04 April 2013

AS Merasa Telah Memprovokasi Korea Utara


ATLANTA, KOMPAS.com — Kegalauan di Semenanjung Korea disadari AS barangkali berawal dari pernyataan AS tentang Korea Utara. Karena itu, AS mencoba menekan retorika tentang Korea Utara.
Demikian antara lain tertulis di situs CNN edisi Kamis (4/4/2013), "US reducing rhetoric that feeds North Korean belligerence".
Sebelumnya, Menhan AS Chuck Hagel mengatakan bahwa Korea Utara itu merupakan ancaman nyata yang berbahaya. Hal itu kemudian turut menjadi faktor yang menambah ketegangan di Semenanjung Korea. Kalimat serupa ini pernah disampaikan AS terhadap Irak bahwa Irak itu berbahaya.
Kepada CNN seorang pejabat Departemen Pertahanan AS mengatakan, "Kita kini sedang mencoba menurunkan volume retorika tentang Korea Utara."
Sejumlah pejabat Pentagon terheran-heran karena siaran-siaran pers di AS tentang Korea Utara telah menjadi berita utama di dunia dan sekaligus memprovokasi respons Pyongyang. Hal ini turut membuat Korea Utara sampai menutup kawasan industri Kaesong di Korea Utara, yang diisi 120 perusahaan asal Korea Selatan.

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking